Welcome

Selamat Datang IBX59F7F7D13D997

Popular Posts

Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 04 September 2019

Sistem ERP Memberikan Banyak Kemudahan

 


ERP adalah sebuah sistem yang mengintegrasikan berbagai aspek yang tujuannya adalah untuk merangkum seluruh proses yang ada menjadi sebuah kombinasi yang lebih efektif dan efisien. ERP sendiri merupakan sistem informasi yang sangat cocok untuk perusahaan manufaktur atau jasa yang memiliki peran dalam mengintegrasikan atau mengotomasikan proses-proses bisnis yang berhubungan dengan produksi, aspek operasi, maupun distribusi perusahaan.
Munculnya ERP software sebenarnya tidak lepas dari adanya perkembangan teknologi yang sangat pesat. Cikal bakal ERP sebenarnya sudah  muncul sejak tahun 1960 an dimana ketika itu terdapat sebuah sistem informasi yang disebut dengan MRP atau Material Requirement Planning yang menawarkan konsep perencanaan kebutuhan material.
Kemudian pada tahun 1970 an, MRP berkembang menjadi Close-Loop MRP yang selanjutnya berubah menjadi MRP II pada tahun 1980. Nah dari sinilah kemudian ERP tercipta. ERP mulai digunakan dalam beberapa proses bisnis sejak tahun 1990 an. ERP sendiri mengalami beberapa tahapan evolasi, yaitu sebagai berikut:
•    Tahap I : MRP (Material Requirement Planning)
Seperti yang kita ketahui diatas bahwa MRP sendiri merupakan cikal bakal dari ERP yang memiliki area fungsional yakni hanya berupa inventory management serta production.
•    Tahap II : Close Loop MRP
Nah pada tahap kedua ini, sudah lebih melebar dari tahap pertama dimana tidak hanya terbatas padakonsep perencanaan kebutuhan material saja, melainkan sudah melebar pada alat bantu penyelesaian masalah prioritas. Dari situ kemudian rencana dalam sistem kedua ini dapat diubah dan diganti apabila diperlukan. Untuk lebih rincinya, area fungsional dari tahap II ini adalah invertory management, engineering, dan juga production.
•    Tahap III : MRP II
Tahap ketika ini adalah bentuk penyempurnaan dari tahap sebelumnya yakni tahap close loop MRP. Namun pada tahap ketiga ini terdapat penambahan elemen utama ke dalam sistem. Tahap ketiga memiliki area fungsional yang lebih kompleks mulai dari invertory management, production, engineering, finance, seta human resource management.
•    Tahap IV : ERP (Enterprise Resource Planning (ERP)
Nah pada tahap keempat inilah sistem  ERP diperluas lagi hingga mencakup integrasi keuangan sampai melampaui batas fungsi organisasi itu sendiri sehingga akan lebih mempermudah pengelolaan bisnis. ERP memiliki area fungsional yaitu mulai dari invertory management, human resource management, engineering, production, finance, dan juga delivery.
•    Tahap V : ERP II (Extend ERP)
Evolusi kelima inilah yang menjadi sistem ERP adalah yang banyak digunakan saat ini. ERP II ini mulai diluncurkan pada tahun 2000 lalu. Untuk area fungsional ERP II ini sudah cukup luas dan mencakup berbagai aspek mulai dari inventory management, human reource management, suppler management, production, engineering, delivery, sales & marketing, finance, hingga sampai ke wilayah customer support.
Terbentuknya sebuah sistem ERP yang kini banyak dikenal tentunya juga melalui tahap-tahap yang sangat kompleks. Iya selain perubahan MRP ke ERP II dan perkembangan dalam berbagai bidang, ERP pun juga terus berubah pada aspek trend nya sendiri. Beberapa tahun terakhir muncul trend-trend baru yang disebabkan oleh adanya pengaruh-pengaruh dari perusahaan software ERP itu sendiri mulai dari cloud ERP, Mobile ERP, Social ER, dan juga Two-Tier ERP.
Nah dengan perjalanan panjang dari ERP inilah yang kemudian membuat ERP adalah software yang banyak sekali digunakakn di berbagai perusahaan. Dan hingga saat ini pun ERP terus dikembangkan untuk terus mengikuti perkembangan teknologi.

0 on: "Sistem ERP Memberikan Banyak Kemudahan"